Hubungan antara Teknik Industri dan aspek Teknologi Informasi
Hubungan antara Teknik Indutri dan aspek Teknologi Informasi
Nama : Fazl Aurangzeb Nabeel Noor
Asal : Semarang
Fakultas : Teknik Industri
Kelompok : Ibnu Sina 13
perkembangan teknologi saat ini
semakin berkembang, apalagi saat ini dunia sedang memasuki Revolusi Industri 4.0. Salah satu aspek dalam IR 4.0 adalah Teknologi Informasi. Teknologi
informasi dan teknik industri memiliki hubungan yang erat karena kedua hal
tersebut saling melengkapi, hal tersebut berupa peningkatan produktifitas,
efisiensi dan efektivitas operasi dalam suatu sistem bisnis atau industri.
Cabang – cabang ilmu yang ada di dunia sangat memerlukan teknologi sebagai alat
pembelajaran serta sebagai alat untuk
melakukan riset ataupun penelitian yang bertujuan untuk melihat dan menemukan
sesuatu yang memiliki potensi yang
besar dan sebagai
alat yang dapat
membantu Negara dengan
produk ataupun juga
hasilpenelitian yang dapat direalisasikan demi kemajuan industri di
Indonesia. Begitu juga dengan teknik
industri, ialah suatu
cabang ilmu yang
mempelajari tentang bagimana
manusia dapat berintegrasi dengan
sebuah mesin ataupun juga dengan manusia lainnya melalui suatu sistem yang
sudah dirancang sedemikian
rupa. Dan, teknik
industri juga sangat
memerlukan aspek teknologi
sebagai alat untuk mempermudah proses –
proses yang telah dirancang melalui berbagai metode. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
maksud teknik industri
memerlukan teknologi sebagai alat
untuk mempermudah proses dari suatu sistem dan mengetahui hubungan dibalik
teknologi dan teknik industri
dalam menunjang perkembangan
industri di Indonesia.
1. 1. Hubungan teknik
industri dan aspek teknologi informasi?
Berdasarkan realitas yang ada, sudah jelas bahwa kita
berada pada gelombang ketiga, dimana kita hidup di zaman yang ditopang oleh
kemajuan teknologi informasi yang memicu terjadinya ledakan informasi. Ledakan
informasi yang terjadi membawa berubahan besar dalam kehidupan umat manusia.
Kita telah mengalami masa peralihan dari
masyarakat industri menjadi masyarakat informasi. Informasi saat ini menjadi
bahagian penting dalam kehidupan manusia, baik itu individu maupun institusi.
Informasi ikut berperan dalam menentukan keberhasilan seseorang dan institusi.
Media baru yang bermunculan dan didukung
oleh teknologi, akan
menjadi bahagian yang sangat
banyak menyajikan berbagai
berita (Knight & Alexis, 2009).
Sehubungan dengan fenemoena tersebut, maka ada sejumlah
tren dalam industri media yang patut dicermati sebab dapat memberi peluang dan
harapan ke depan, diantaranya; Aspek pertama, menyangkut perangkat keras
(hardware) atau produk teknologi informasi dan komunikasi. Berbagai produk
teknologi yang berkembang pesat akhir-akhir ini praktis telah menjelma menjadi
medium-medium baru dalam penyampaian pesan.
Aspek kedua, menyangkut pergeseran struktur dan mekanisme
dalam industri media itu sendiri, yang mengakibatkan terjadinya perubahan dalam
pola kerja dan operasional industri media.
Pergeseran ini terjadi
terutama karena didorong oleh
faktor-faktor lingkungan global, seperti proses globalisasi, yang imbasnya
mempengaruhi industri media (Flew, 2005).
Dunia saat ini sedang menghadapi perubahan atau revolusi industri yang dikenal dengan sebutan Industri 4.0. Berdasarkan analisis Mckinsey Global Institute, industri 4.0 memberikan dampak yang sangat besar dan luas, terutama pada sektor lapangan kerja, di mana robot dan mesin akan menghilangkan banyak lapangan kerja di dunia (Satya, 2018). Untuk itu,era revolusi industri ini harus disikapi oleh pelaku industri dengan bijak dan hati-hati. Di satu sisi, melalui konektivitas dan digitalisasinya era industri diberikan kemampuan untuk meningkatkan efisiensi rantai manufaktur dan kualitas produk. Namun demikian, di sisi lain, revolusi industri ini juga akan menghilangkan banyak lapangan kerja di seluruh dunia karena diambil alih oleh otomasi.
Komentar
Posting Komentar